Posts

Showing posts from September, 2015

Pelatihan CAC Berdampak Bagi Anak-Anak Sekolah Di Mulia Puncak Jaya

Image
Jakarta, 30/9(UPFC)- Pada tanggal 15 September 2015, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya, khususnya bagian Pengelolah HIV/AIDS,melakukan screaning (Pemeriksaan) HIV/AIDS pada dua sekolah di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua. Kedua sekolah itu adalah Sekolah Menengah Umum dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Mulia.

Apa yang terjadi? Ketika tim screaning HIV/AIDS ini tiba di Sekolah, ternyata sebagian besar siswa sudah "kabur" dari sekolahnya karena takut diambil sampel darahnya. Hal tersebut tentu mengindikasikan, jika sebagian siswa itu mungkin saja sudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan mungkin saja telah melakukan hubungan seks, tanpa memahami resiko yang akan menimpa mereka.
Namun setelah mengikuti kegiatan pelatihan dari Coach Across Continent (CAC) yang bekerjasama dengan Uni Papua Football Community, selama 3 hari, siswa-siswa tersebut akhirnya berani memutuskan untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS. "Setelah mendapatkan materi latihan ses…

Ahok Berharap Uni Papua Berikan Dampak Positif Bagi Penghuni Rusun

Image
Jakarta(29/9),- Linda Wati(35), penghuni lantai dua Rumah Susun(Rusun) Cipinang Besar Selatan, tak berani meninggalkan anaknya yang berumur 5 tahun untuk bermain sendirian. Ia bahkan menutup pintu, menguncinya dan kuncinya disimpan. Ada rasa kuatir, anaknya bermain di luar pengawasannya, bisa berakibat fatal. Kekuatiran yang sama pula dirasakan Lisbet Munthe(35), penghuni lantai 4 di Rusun yang sama. Ia selalu gelisah, ketika anaknya yang berumur 10 tahun, pergi bermain bersama teman-temannya sesama penghuni Rusun. Nampaknya kekuatiran yang sama dirasakan oleh para orangtua penghuni Rusun di Jakarta. Mereka berharap, selain pagar pembatas yang aman dan fasilitas penunjang keamanan Rusun lainnya, sebaiknya ada kegiatan yang dapat memotivasi anak-anak mereka untuk terkonsentrasi bermain di tempat yang aman, misalnya di lapangan. Kekuatiran itu pula yang dirasakan Uni Papua Football Community(UPFC). Karena itu, melalui dukungan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), UPFC ak…

Uni Papua FC Bentengi Anak Anak Rusun Dengan Sepakbola Sosial

Image
Jakarta,26/9 - Joni berhenti sejenak, melepas lelah. Wajahnya tampak berkeringat dan tatapannya tajam ke arah Hesty, sepertinya ia memikirkan bagaimana caranya agar ia dapat menyentuh Hesty yang mudah diloloskan oleh teman-temannya. Hesty hanya melakukan tindakan melewati kaki rekannya yang terbuka lebar atau melompat dibelakang rekannya, maka ia aman sementara dari kejaran Joni. Joni kemudian mengalihkan targetnya ke rekan-rekan Hesty yang lain. Pemain yang dikejar Joni harus dibantu oleh rekannya yang lain dengan tindakan membuka kaki lebar atau merunduk agar pemain yang dikejar bisa melompat di belakangnya dan aman dari kejaran Joni. Apabila tindakan membuka kaki lebar-lebar atau merunduk tidak dilakukan dengan cepat, maka pemain itu akan di sentuh oleh Joni dan menjadi rekan Joni untuk mengejar pemain lainnya, sampai semua pemain yang bermain dalam ruang berukuran 15 x 15 meteritu berhasil disentuh. “Players also learn the importance of helping each other out - one time I will help f…